Finally, I have an energy and mood to make a post on my blog.
Singkat cerita, karena bulan Oktober tahun 2019 ini motor kesayangan gw harus di bayar pajak tahunannya sama ganti kaleng(istilah untuk ganti plat nomor kendaraan). Maka mau gak mau gw kudu datang ke Samsat untuk urus itu semua.
Gw pagi-pagi sekitar jam 07:30 sudah sampai di Samsat Kota Tangerang untuk bayar pajak motor gw, sampai di parkiran gw udah di arahin sama juru parkir supaya langsung saja antri di tempat cek fisik kendaraan bermotor. Gw parkirlah motor gw di tempat cek fisik kendaraan bermotor, lalu gw menuju tempat fotocopy untuk menyiapkan berkas-berkas yang akan di proses.
Ini berkas-berkas yang harus dipersiapkan bila bayar pajak motor saja, ataupun bayar pajak motor sekaligus ganti plat nomor kendaraan bermotor.
- KTP
- STNK
- BPKB
Karena KTP gw belum selesai di proses dan masih pake SurKet, gw satuin SurKet, STNK, dan BPKB ke petugas fotocopy. Di Samsat Kota Tangerang sendiri ada beberapa tempat fotocopy dan petugas fotocopynya sudah tahu paham mengenai berapa jumlah dokumen yang harus di copy. Biaya fotocopy sekitar Rp 15.000(fotocopy + map), kita tidak perlu repot-repot menyusun dokumen dalam map karena akan dikerjakan oleh petugas fotocopy.
Setelah tunggu sekitar 30 menit, petugas kasih pengumuman untuk ambil semacam formulir cek fisik kendaraan bermotor. Cek fisik di sini adalah gesek nomor rangka dan nomor mesin ke semacam kertas. Kebetulan motor yg gw pakai adalah motor Bebek merek Yamaha. Bila motor-motor matic, nomor rangka ada di balik jok motor, maka nomor rangka motor gw ada di balik kap leher motor.
Proses pengecekkan fisik motor gw udah selesai, dan berkas-berkas yang tadi udah disiapin di ambil petugas untuk di beri cap bahwa sudah selesai cek fisik. Gw nunggu sekitar 10 menit untuk pengesahan berkas cek fisik dan membyara biaya cek fisik sebesar Rp 25.000.
Selesai dari cek fisik, gw langsung menuju kantor Samsat Kota Tangerang untuk proses bayar pajak motor dan ganti plat nomor kendaraan. Di pintu masuk kantor Samsat Kota Tangerang, ada petugas dari Polri dan Samsat yang akan melakukan pengecekkan kelengkapan berkas-berkas. Gw langsung diarahkan ke bagian Tata Usaha untuk mendapatkan formulir pengajuan nomor polisi yang baru.
Di sini lah awal mula dari gw harus pergi Samsat BSD Serpong. Oleh petugas di bagian registrasi nomor polisi baru, gw di kasih tahu kalau gw kurang KK karena gw masih pakai SurKet dan gw harus mengurus perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan di Samsat BSD Serpong karena domisili gw berdasarkan SurKet, masuk wilayah kerja Samsat BSD Serpong.
Baliklah gw ke rumah untuk ambil KK jadi salah satu berkas untuk mengurus perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan bermotor.
Sesampainya di Samsat BSD Serpong, gw di periksa sama polisi yang berjaga di gerbang masuk(polisinya rada galak, 1 dari Brimob dan 1 dari Satlantas/Sabhara). Gw diarahin ke petugas di depan pintu masuk kantor Samsat BSD Serpong. Petugas Samsat memeriksa berkas gw dan di minta ke bagian cek fisik untuk legalisir.
Proses legalisir cek fisik gak ribet, cuma di sini lumayan lama antrinya dan gw kudu bayar legalisir sebesar Rp 30.000, dan barulah gw menuju kantor Samsat BSD Serpong. Gw gak di arahin ke loket pembayaran tapi loket permintaan nomor baru.
Sebenarnya gak antri hanya prosesnya agak lama, dan petugasnya sempat salah kasih petunjuk. Karena gw udah isi formulir permintaan nomor baru, gw terlalu diribetin dengan revisi. Petugas langsung verfikasi berkas gw dan gw di kasih pilihan apakah BPKB nya akan di urus sendiri dengan konsekuensi gw datang ke Mapolres Tangerang atau diwakilkan oleh petugas Samsat. Daripada gw harus mengajukan cuti lagi untuk mengurus BPKB, gw minta aja untuk di urus sama petugas Samsat dan dikenakan biaya Rp 200.000 dengan masa pengerjaan 10 hari kerja. Gw di minta kembali lagi ke Samsat BSD Serpong sekitar jam 14:00 WIB untuk melakukan pembayaran pajak motor, ambil STNK yang baru, dan plat nomor kendaraan yang baru(gila aja verifikasi berkas selesai jam 11:300 WIB, berarti gw kudu nunggu 2,5 jam).
Jam 14:00 gw balik lagi kantor Samsat BSD Serpong dan Alhamdulillah jam 14:15 berkas gw udah selesai di proses tinggal bayar di kasir. Sebelum bayar di kasir, gw di minta buat cek lagi pada berkass yang sudah di print apakah sudah betul datanya sesuai indentitas gw(nama dan alamat).
Gw kudu bayar sekitar Rp 304.000 buat pajak motor dan ganti plat nomor kendaraan.
Selesai proses pembayaran, petugas mengarahkan gw ke loket pengambilan STNK. Gw tunggu sekitar 15 menit sampai nama gw di panggil untuk mendapatkan STNK.
Proses pembayaran pajak kendaraan bermotor sudah selesai, tinggal ambil plat nomor. Pengambilan plat nomor ada di bagian belakang gedung Samsat BSD Serpong. Prosesnya gak terlalu lama sekitar 10 menit. Kita tinggal datang bagian pengambilan nomor dengan menunjukkan STNK yang tadi sudah di ambil dari loket. Tunggu sekitar 10 menit, dan plat nomor kendaraan akan diberikan oleh petugas.
Berhubung BPKB motor gw masih dalam proses untuk mendapatkan BPKB baru, gw kudu fotocopy STNK yang baru bersama Surket dan KK. Info dari petugas Samsat, BPKB yang baru bisa di ambil 10 hari kerja terhitung dari hari pengajuan(perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan). Selesai sudah semua proses untuk perpanjang STNK motor dan plat nomor kendaraan bermotor.
Ini berkas-berkas dan biaya yang kemarin gw bawa dan gw keluarin buat perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaran bermotor.
Berkas :
- SurKet(pengganti KTP sementara), ini karena KTP gw belum jadi
- Kartu Keluarga(KK)
- BPKB motor
- STNK motor
Biaya :
- Map + Fotocopy STNK, Surket, BPKB, STNK Rp 15.000
- Cek Fisik Rp 25.000
- Legalisir berkas cek fisik Rp 30.000
- BPKB Rp 200.000
- Pajak Motor Rp 304.000
Total Rp 574.000
Itu belum termasuk biaya parkir dan biaya makan.
Biaya itu masih termasuk lebih murah dari biaya menggunakan calo. Memang sih pake calo, kita gak capek-capek antri tapi kita jadi lebih tahu detail proses untuk perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan.
Semoga bermanfaat.
Terima kasih.