Setitik demi setitik air turun dr langit membasahi bumi
Bau tanah khas terkena tetesan air dari langit
Bulan semakin meninggi, walau sinarnya terhalang pekat langit malam
Sebuah bayangan ungkit rasa di hati
Rasa kehilangan, rasa sepi
Rasa yang seharusnya dapat terobati
Dan ku harap tiada akan pernah terjadi
Ku coba pejamkan mata
Bayang wajahmu membuatku terjaga di kesunyian malam
Aku tak tahu apakah bermimpi menginginkan dirimu tuk berada di sampingku
Bermimpi dan berharap kau jadi kekasih sejatiku
Tiap kali bertatap dengan mu
Bibir ku tak mampu menuai kata
Lewat lembaran-lembaran kertas putih
Ku tuangkan semua perasaan ku
Lewat lembaran-lembaran kertas putih
Ku lukisan luka di hati
Ku ingin hatimu tahu, meskipun tak baca perasaan ku yg ku ungkapkan di lembar-lembar kertas
Saturday, October 13, 2018
Hening Malam
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Tiket Bus Dengan Format Ms. Excel
Hi Teman-teman, Udah lama buangeeetttt ga update blog ini dan mungkin juga udah di anggap ilang sama Google. Mumpung ada energi positif bu...
-
Ga terasa udah masuk ke bulan April, dah hampir 2 minggu lebih gua posting ke blog gua. Di bulan April ini ada beberapa film nasional yg...
-
Mumpung ada mood bagus untuk posting di blog ini, makanya gua langsung bikin posting-an di blog. Sesua janji gua untuk posting mengen...
No comments:
Post a Comment