Tuesday, October 22, 2019

Enable SNMP Di Windows Untuk Monitoring Di Cacti

Hi semuanya,

Mumpung ada niat dan kesempatan untuk bikin postingan baru di blog ini. Gua mau share bagaimana enable SNMP di sistem operasi Windows untuk monitoring di Cacti.

Gua sengaja bikin postingan ini karena gua sempat alami kesulitan ketika add host yang menggunakan sistem operasi Windows pada Cacti.
Pada Cacti mewajibkan untuk mengaktifkan SNMP pada host akan di monitoring. Gua langsung aja aktifkan fitur SNMP pada salah satu server Windows yang ada di kantor gua. Ternyata dari Cacti tidak membaca info SNMP sudah gua setting sebelumnya.

Gua otak-atik firewall di Windows juga gak membawa hasil. Cacti tetap gak bisa membaca dan menerima informasi SNMP dari Windows.
Gua cari-cari info di Mbah Google, malah dapat info yang salah. Gua hampir putus asa, sampai akhirnya gua dapat ilham buat coba allow settingan SNMP via regedit dan group policy. Setelah gua coba dengan mengarahkan kata kunci pencarian SNMP Windows Group Policy, akhirnya gua menemukan solusinya.

Tanpa panjang lebar lagi, di bawah ini gua jabarin bagaimana setting SNMP di semua versi Windows(7/8/8.1/10, 2012 Server, dan 2016 Server), serta bagaimana add host Windows pada Cacti.

Untuk mengaktifkan SNMP pada sistem operasi berbasis Windows, kita perlu mengaktifkannya pada
Control Panel \Program and Features \Turn Windows features on or off

Select Simple Network Management Protocol (SNMP)

lalu klik OK dan tunggu sampai proses instalasi SNMP selesai.

Setelah proses instalasi SNMP selesai kita tinggal, setting SNMP pada Windows. Setting SNMP pada Windows.
Start \Run \ ketik services.msc kemudian Enter/klik OK

Cari service SNMP dan double klik atau klik kanan kemudian pilih properties.
Isikan informasi mengenai informasi SNMP pada tab Agent

Enable services on SNMP agent

Pilih tab security pada SNMP properties, isikan community dengan public atau sesuai dengan community yang ada pada network kalian dan pilih "Accept SNMP packets from any localhost"



Setting propertis SNMP sudah selesai, sampai di sini service SNMP sudah aktif tapi tidak terbaca oleh Cacti. Kita perlu melakukan modifikasi pada registry Windows dan Local Group Policy.

Kita setting terlebih dahulu Local Group Policy
Computer Configuration\Policies\Administrative Templates definitions\Network\SNMP\Specify communities.
 
 
Selesai setting Local Group Policy, kita setting pada registry Windows agar SNMP bisa terbaca oleh Cacti
HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\services\SNMP\Parameters
edit  EnableAuthenticationTraps, ubah value DWORD dari 1 ke 0



Bila kita buka kembali SNMP properties, maka akan menjadi seperti ini



Restart service SNMP agar dapat merefresh dan update informasi dan settingan SNMP pada Windows.

Host dengan sistem operasi Windows sudah siap untuk di add pada Cacti

Semoga bermanfaat

Source : Microsoft | SNMP settings via Group Policy








Thursday, October 10, 2019

Cara dan Biaya Perpanjang STNK dan Ganti Plat Nomor Kendaraan Bermotor

Finally, I have an energy and mood to make a post on my blog.

Singkat cerita, karena bulan Oktober tahun 2019 ini motor kesayangan gw harus di bayar pajak tahunannya sama ganti kaleng(istilah untuk ganti plat nomor kendaraan). Maka mau gak mau gw kudu datang ke Samsat untuk urus itu semua.

Gw pagi-pagi sekitar jam 07:30 sudah sampai di Samsat Kota Tangerang untuk bayar pajak motor gw, sampai di parkiran gw udah di arahin sama juru parkir supaya langsung saja antri di tempat cek fisik kendaraan bermotor. Gw parkirlah motor gw di tempat cek fisik kendaraan bermotor, lalu gw menuju tempat fotocopy untuk menyiapkan berkas-berkas yang akan di proses.

Ini berkas-berkas yang harus dipersiapkan bila bayar pajak motor saja, ataupun bayar pajak motor sekaligus ganti plat nomor kendaraan bermotor.

- KTP
- STNK
- BPKB

Karena KTP gw belum selesai di proses dan masih pake SurKet, gw satuin SurKet, STNK, dan BPKB ke petugas fotocopy. Di Samsat Kota Tangerang sendiri ada beberapa tempat fotocopy dan petugas fotocopynya sudah tahu paham mengenai berapa jumlah dokumen yang harus di copy. Biaya fotocopy sekitar Rp 15.000(fotocopy + map), kita tidak perlu repot-repot menyusun dokumen dalam map karena akan dikerjakan oleh petugas fotocopy.

Setelah tunggu sekitar 30 menit, petugas kasih pengumuman untuk ambil semacam formulir cek fisik kendaraan bermotor. Cek fisik di sini adalah gesek nomor rangka dan nomor mesin ke semacam kertas. Kebetulan motor yg gw pakai adalah motor Bebek merek Yamaha. Bila motor-motor matic, nomor rangka ada di balik jok motor, maka nomor rangka motor gw ada di balik kap leher motor.

Proses pengecekkan fisik motor gw udah selesai, dan berkas-berkas yang tadi udah disiapin di ambil petugas untuk di beri cap bahwa sudah selesai cek fisik. Gw nunggu sekitar 10 menit untuk pengesahan berkas cek fisik dan membyara biaya cek fisik sebesar Rp 25.000.

Selesai dari cek fisik, gw langsung menuju kantor Samsat Kota Tangerang untuk proses bayar pajak motor dan ganti plat nomor kendaraan. Di pintu masuk kantor Samsat Kota Tangerang, ada petugas dari Polri dan Samsat yang akan melakukan pengecekkan kelengkapan berkas-berkas. Gw langsung diarahkan ke bagian Tata Usaha untuk mendapatkan formulir pengajuan nomor polisi yang baru.
Di sini lah awal mula dari gw harus pergi Samsat BSD Serpong. Oleh petugas di bagian registrasi nomor polisi baru, gw di kasih tahu kalau gw kurang KK karena gw masih pakai SurKet dan gw harus mengurus perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan di Samsat BSD Serpong karena domisili gw berdasarkan SurKet, masuk wilayah kerja Samsat BSD Serpong.

Baliklah gw ke rumah untuk ambil KK jadi salah satu berkas untuk mengurus perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan bermotor.
Sesampainya di Samsat BSD Serpong, gw di periksa sama polisi yang berjaga di gerbang masuk(polisinya rada galak, 1 dari Brimob dan 1 dari Satlantas/Sabhara). Gw diarahin ke petugas di depan pintu masuk kantor Samsat BSD Serpong. Petugas Samsat memeriksa berkas gw dan di minta ke bagian cek fisik untuk legalisir.
Proses legalisir cek fisik gak ribet, cuma di sini lumayan lama antrinya dan gw kudu bayar legalisir sebesar Rp 30.000, dan barulah gw menuju kantor Samsat BSD Serpong. Gw gak di arahin ke loket pembayaran tapi loket permintaan nomor baru.
Sebenarnya gak antri hanya prosesnya agak lama, dan petugasnya sempat salah kasih petunjuk. Karena gw udah isi formulir permintaan nomor baru, gw terlalu diribetin dengan revisi. Petugas langsung verfikasi berkas gw dan gw di kasih pilihan apakah BPKB nya akan di urus sendiri dengan konsekuensi gw datang ke Mapolres Tangerang atau diwakilkan oleh petugas Samsat. Daripada gw harus mengajukan cuti lagi untuk mengurus BPKB, gw minta aja untuk di urus sama petugas Samsat dan dikenakan biaya Rp 200.000 dengan masa pengerjaan 10 hari kerja. Gw di minta  kembali lagi ke Samsat BSD Serpong sekitar jam 14:00 WIB untuk melakukan pembayaran pajak motor, ambil STNK yang baru, dan plat nomor kendaraan yang baru(gila aja verifikasi berkas selesai jam 11:300 WIB, berarti gw kudu nunggu 2,5 jam).

Jam 14:00 gw balik lagi kantor Samsat BSD Serpong dan Alhamdulillah jam 14:15 berkas gw udah selesai di proses tinggal bayar di kasir. Sebelum bayar di kasir, gw di minta buat cek lagi pada berkass yang sudah di print apakah sudah betul datanya sesuai indentitas gw(nama dan alamat). 
Gw kudu bayar sekitar Rp 304.000 buat pajak motor dan ganti plat nomor kendaraan.
Selesai proses pembayaran, petugas mengarahkan gw ke loket pengambilan STNK. Gw tunggu sekitar 15 menit sampai nama gw di panggil untuk mendapatkan STNK.

Proses pembayaran pajak kendaraan bermotor sudah selesai, tinggal ambil plat nomor. Pengambilan plat nomor ada di bagian belakang gedung Samsat BSD Serpong. Prosesnya gak terlalu lama sekitar 10 menit. Kita tinggal datang bagian pengambilan nomor dengan menunjukkan STNK yang tadi sudah di ambil dari loket. Tunggu sekitar 10 menit, dan plat nomor kendaraan akan diberikan oleh petugas.

Berhubung BPKB motor gw masih dalam proses untuk mendapatkan BPKB baru,  gw kudu fotocopy STNK yang baru bersama Surket dan KK. Info dari petugas Samsat, BPKB yang baru bisa di ambil 10 hari kerja terhitung dari hari pengajuan(perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan). Selesai sudah semua proses untuk perpanjang STNK motor dan plat nomor kendaraan bermotor.

Ini berkas-berkas dan biaya yang kemarin gw bawa dan gw keluarin buat perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaran bermotor.

Berkas :
- SurKet(pengganti KTP sementara), ini karena KTP gw belum jadi
- Kartu Keluarga(KK)
- BPKB motor
- STNK motor

Biaya :
- Map + Fotocopy STNK, Surket, BPKB, STNK  Rp 15.000
- Cek Fisik                                                              Rp 25.000
- Legalisir berkas cek fisik                                     Rp 30.000
- BPKB                                                                   Rp 200.000
- Pajak Motor                                                          Rp 304.000
                                                                     Total   Rp 574.000

Itu belum termasuk biaya parkir dan biaya makan.

Biaya itu masih termasuk lebih murah dari biaya menggunakan calo. Memang sih pake calo, kita gak capek-capek antri tapi kita jadi lebih tahu detail proses untuk perpanjang STNK dan ganti plat nomor kendaraan.

Semoga bermanfaat.

Terima kasih.

 

Wednesday, August 7, 2019

Deep Freeze

Hi everyone,

Bagi yang membaca postingan ini, saya ucapkan terima kasih banyak ya sudah mau mampir dan meluangkan waktu untuk membaca postingan ini. Mungkin ada beberapa dari kalian yang menganggap bahwa ini ada postingan sampah.

Blog ini sudah seperti mati suri, tidak ada postingan dan perkembangan apa-apa dalam waktu lebih dari 1 tahun ini. Sebenarnya bukan gak mau bikin postingan atau gak ide. Ada banyak ide di kepala yang ingin dittuangkan dalam bentuk postingan di Blog ini. Somehow, gw malah kehilangan mood untuk buat postingan.
Banyak banget bahan postingan yang ingin gw posting, terutama share tentang troubleshooting dan setting perangkat IT.

Gw juga sadar bahwa sekarang blog sudah tidak terlalu seramai dulu. Sekarang lebih banyak beralih ke vlog.
Kalau ada yang bertanya kenapa gak ikutan bikin vlog, jawaban gw adalah bahwa gw gak camera face. Muka gw gak enak buat di lihat.

Hopefully will be have a very good mood from me to make a post on this blog.

C U

Tiket Bus Dengan Format Ms. Excel

 Hi Teman-teman, Udah lama buangeeetttt ga update blog ini dan mungkin juga udah di anggap ilang sama Google.  Mumpung ada energi positif bu...